Hai! Saya Charyn Mendrado XII D2-7. Di uprak ini, saya bertugas menjadi koordinator sie properti dan bermain peran sebagai Veronica (ibu-ibu pasien yang kesulitan membayar biaya pengobatan anak).
6 November 2025 (Script reading perdana) - Setelah berhasil menentukan tokoh pada bulan September-Oktober, tim scriptwriter mulai menulis naskah yang pada akhirnya pertama kali dibacakan dan dilatih pada awal November. Karena baru pertama kali, para tokoh yang berperan hanya membaca naskah saja, belum ada feeling yang masuk.

3 Desember - 15 Desember 2025 - Seusai menjalani pekan SAS, kami mulai berlatih per scene, terutama yang membutuhkan menyanyi dan koreo menari. Selain berlatih, kami juga mulai menyiapkan properti dengan membeli properti dan membuat properti. Kendala saya pribadi pada saat ini adalah jujur masih belum ada niat yang terlalu besar karena sudah suasana libur, tapi ternyata dengan latihan singkat ini sudah ada hasil yang cukup baik. Sebelum libur, pada tanggal 15 Desember 2025, kami berlatih di bangsal untuk pertama kalinya dilihat oleh bapak/ibu guru sie acara. Rasanya masih sangat kurang, tidak pede, tidak rapi, bahkan tidak ada properti. Dari latihan ini, tentu kami dapat banyak eval. Tapi cukup senang karena pada saat itu dibilang "sudah cukup baik progressnya dibandingkan kelas lain", walaupun kami sendiri merasa tampilan kami masih sangat kurang. Setelah latihan itu, kami istirahat sejenak menikmati libur akhir tahun.

Minggu ke-1 Januari 2026 - Duar! Masuk semester baru langsung "dihantam" banyak tugas dan penilaian, ditambah lagi harus semakin serius menyiapkan uprak. Hari ke-2 masuk sekolah, kami melakukan foto per sie untuk bahan konten instagram. Hari Jumatnya, kami fokus berlatih koreo demo. Koreo demo ini sebenarnya hanya singkat, tapi gerakannya cepat dan banyak on beat, itulah yang membuat Monic mengadakan latihan khusus karena anak" masih kurang kompak di gerakannya, apalagi habis liburan sudah pada lupa. Hari Jumat itu, masing-masing dari kami sudah harus bisa bergerak dengan tepat dan on beat. Saya pribadi merasa cukup kesulitan karena kelemahan saya ada di gerak dan menghafalkan koreo, jadi saya perlu waktu berlatih lebih. Pada minggu ini juga, saya mulai fokus menyiapkan properti dan meminta tolong teman-teman untuk membawa properti ke sekolah, karena mulai latihan menggunakan properti. Saya juga sempat ke pasar loak untuk mencari monitor bekas, tapi tidak ketemu. Hal menarik lainnya adalah pada hari Sabtu, kami latihan bersama dan di sana kami melaukan pendalaman karakter untuk pertama kalinya yang dipimpin oleh Aline.

Minggu ke-2 Januari 2026 - 60% properti sudah siap dipakai, kami mulai latihan pakai full properti. Sebagai koordinator properti, saya juga mengoordinir peletakan dan perpindahan properti. Saat itu, saya merasa cukup stress karena kelas kami menggunakan banyak sekali properti dan saya juga harus mengatur orang-orang yang bertugas memindahkan properti, sedangkan sebagian besar dari sie props-perkap juga bermain peran, jadi orang yang memindahkan properti itu harus banyak dan bergantian. Di minggu ini juga, kami mengalami kendala di bagian waktu, penampilan kami masih berdurasi 23 menit. Tim scriptwriter harus memikirkan ulang bagaimana caranya supaya penampilan bisa pas 20 menit. Mereka menghapus beberapa dialog, menghapus 1 scene, dan mengubah scene akhir yang akhirnya diganti dengan menyanyi "How Great Thou Art". Karena ada pergantian scene menyanyi, para pemeran pun harus berlatih vokal. Di minggu ini juga, tim koordinator memutuskan untuk mengadakan latihan pendalaman karakter masing-masing scene di rumah Mandy untuk memantapkan pergerakan per scene nya. Saya juga senang karena di minggu ini saya mulai mendapat feel untuk masuk ke tokoh Veronica, sehingga acting saya bisa dibilang bagus dan dapat apresiasi dari beberapa teman.

Minggu ke-3 Januari 2026 - Minggu ini cukup membuat kami pusing, karena fokus kami harus dibagi 2 ke uprak kti. Hari Selasa, para pemeran melakukan foto karakter di rumah Christy. Khusus Glenn, dia juga melakukan foto poster. Kami juga sempat berlatih di sekolah, puji Tuhan progressnya semakin bagus. Hari Kamisnya, kami memutuskan untuk berlatih lagi di studio, karena minggu depannya sudah latihan di ruang besar lagi. Memang tidak terlalu banyak latihan sih, tapi jujur hati ini rasanya semakin panik :)

Minggu ke-4 Januari 2026 - Hari Senin, kami berlatih di bangsal bersama sie acara. Saya merasa di latihan ini kelas kami tidak menampilkan yang terbaik, padahal minggu sebelumnya sudah latihan di studio, rasanya seperti kurang "all out". Pada latihan ini, kami mendapat masalah yang cukup besar di mana bapak/ibu guru sangat khawatir mengenai adanya copyright. Uprak kelas kami musikal, jadi hampir semua scene ada lagu dan menyanyi, bahkan kami menjadi kelas dengan pemakaian musik terbanyak. Bapak/ibu guru sie acara memberi warning copyright kepada kami. Tapi tentu tidak mungkin juga kalau mengubah the whole drama, karena proses kami sudah jauh. Sutradara dan scriptwriter berdiskusi dengan bapak/ibu guru sie acara dan puji Tuhan ketemu jalan keluarnya tanpa perlu mengubah alur drama. Hal positifnya adalah Maam Vian berkata bahwa perpindahan properti sudah cukup smooth, tapi masih ada beberapa properti yang kurang seperti taplak meja dan sprei kasur. Saya dan tim props-perkap terus menyelesaikan properti yang kurang agar bisa dilengkapi secepatnya.

Minggu ke-1 Februari 2026 - Rancangan taplak meja dan sprei kasur sudah diberikan kepada penjahit. Kami kembali berlatih di 3 ruangan besar. Sangat senang karena kami sudah bisa runthrough dengan lancar dan cukup rapi. Memasuki bulan Februari, ide-ide tambahan untuk properti semakin banyak, padahal waktu semakin mepet. Semuanya berawal dari "guys, properti demo e kok sepi banget ya... nambah yuk." Wow, pusing rasanya, tapi ngebayangin jadinya itu kayaaakkk aaa bagus banget, jadi semangat deh menyelesaikan properti. Kami menambah banyak properti baru dan pada minggu ini jugalah kami langsung mengerjakan dan menyelesaikan semuanya, mulai dari design, ke penjahit, dan dekorasi. Saya juga membagi tugas, agar bisa dicicil di rumah dan bisa cepat diselesaikan. Hari Senin-Selasa, kami mempilox banyak hal: dekor troli, bikin bendera, kardus, dll. Hari Rabu saat pelajaran Bahasa Inggris, tiba-tiba muncullah ide untuk membuat properti kain-koran 13 meter. Sisa waktu jampel di sekolah, kami gunakan untuk membuat dan mematangkan konsep. Kami bahkan juga mengukur panjang lebar tinggi panggung bangsal untuk hal ini. Pulang sekolahnya, Bhre langsung ke penjahit untuk bikin properti ini, sedangkan saya Mandy Aline Monic melanjutkan pilox kardus yang masih belum selesai. Hari Kamisnya, kain 11 meter itu sudah jadi. WOW kaget tapi juga excited. Pulang sekolah, saya dan beberapa tim props-perkap langsung eksekusi dan trial di rumah Michael. Di percobaan ini, ada banyak sekali kegagalannya. Karena kainnya terlalu panjang, jadi kainnya ga bisa tegak, tapi kami juga ga bisa langsung perbaiki malam itu karena ga ada alat bahannya, jadinya kami menyelesaikan dekor bendera deh. Kain ini juga akan ditambah siluet dan koran. Hari Kamis itu, saya Tasya Mandy Ethan Mike Vinsen Bhre bekerja sampai sekitar jam 8 malam, sangat lelah tapi seru dan happy. Besok paginya di sekolah, kami mencoba siluet di Francis Room. Hari Sabtu, kami berlatih lagi di studio. Pagi harinya, Bhre Vinsen Mike Louis memasang tali dan tongkat di kain agar bisa berdiri. Saat dicoba di studio, ternyata masih gagal dan kurang, bahkan butuh tambahan orang untuk membantu menyangga kain. Pulang dari studio, kami memutuskan untuk lanjut bekerja di rumah Michael sampai jam 21.30 untuk finalisasi properti 3k (kain koran kain) ini. Kami terus memutar otak. Ditambah lagi, kami juga menambah dekor untuk properti 3k. Puji Tuhan, Sabtu malam itu properti 3k sudah berhasil dan selesai juga dekornya. Walaupun minggu ini hectic nonstop, tapi di sinilah saya merasa senang dan enjoy banget kerja uprak dengan kelas yang solid. Punya ide bersama, dikerjakan bersama dan berjuang bersama, walau waktu sangat mepet dan properti baru ini bukanlah properti kecil, melainkan properti terbesar kami.


Senin, 9 Februari dan Selasa, 10 Februari 2026 - Di akhir minggu ini, kami akan tampil. Hari Senin pagi, kami berlatih di vhall tapi tanpa properti. Sorenya, kami lanjut latihan di studio. Senin malam, tim props-perkap lanjut bekerja di rumah Michael lagi untuk plamir koran, tapi saat itu saya tidak bisa ikut. Hari Selasa, kami latihan di bangsal. Karena properti kain 3k yang sangat besar itu baru dipikirkan h-6, alhasil kami belum pernah mencoba eksekusinya di bangsal. Selasa itu sudah gladi kotor dan tim kain masih gagal membeberkan properti ini karena terlalu besar dan waktu untuk memasang properti ini sangat singkat, hanya sekitar 30 detik. Kami bahkan sampai meminta waktu tambahan ke sie acara untuk berlatih membentangkan properti di panggung bangsal. Jujur, kami sangat panik dan cukup sedih. Selasa sore, kami latihan lagi di studio. Sepulang latihan dari studio, tim kain berkumpul lagi ke rumah Michael untuk mencari solusi bagaimana caranya supaya kain tersebut bisa sudah berdiri di panggung hanya dengan waktu blackout 30 detik. Saat itu kami sudah sangat lelah dan cuacanya hujan, jadi rasanya kayak askjfsbrg gitu deh. Tapi mau tidak mau, pada malam itu juga kami harus menemukan solusi, karena hari Rabu sudah gladi bersih.

Rabu, 11 Februari dan Kamis, 12 Februari 2026 - Puji Tuhan, gladi bersih berjalan lancar. Kain sudah berhasil dibentangkan, tapi masih gagal karena kebalik... Oke tetap tenang, kita terus coba dan coba lagi supaya hari h bisa berhasil dan tidak kebalik. Hari Rabu itu, kami kumpul di sekolah pukul 5.30 karena jadwal gladi bersihnya pagi. Balik dari bangsal, semuanya kecapekan tidur di kelas (hehe). Namun saat itu Maam Rita meminta tolong saya untuk membantu memasangkan poster di depan bangsal, akhirnya saya pun membantu Maam Rita. Rabu sore, kami lanjut latihan lagi di studio untuk yang terakhir kalinya. Kami cuma berlatih scene demo saja, karena saat gladi bersih formasinya tidak rapi. Hari Kamisnya, kami kembali ke sekolah. Pagi itu terasa berbeda. Biasanya hampir setiap hari kita memindahkan properti dari mobil ke sekolah, tapi pagi itu adalah terakhir kalinya kami memindahkan properti dari mobil ke kelas. Hari Kamis ini, kami mau menenangkan hati dan pikiran. Kami runthrough untuk terakhir kalinya sebelum tampil, lalu dilanjut dengan latihan scene demo lagi. Kami juga duduk dan berkumpul untuk saling berbicara dan memberikan eval. Tim kain memiliki ide baru lagi di h-1, yaitu mendekor pintu di koran. Jadi kami harus beli pilox baru lagi, dan mendekor koran di rooftop. Puji Tuhan berhasil dan pintunya terlihat rapi. Tinggal berdoa saja saat hari h tidak ada kejadian kebalik lagi. Sore itu, saya pulang ke rumah (karena dari Selasa-Kamis, saya menginap di kos Tasya untuk lembur kerja kain). Saya mempersiapkan diri dengan tidur yang cukup dan mengecek kembali barang untuk hari h.

Jumat, 13 Februari 2026 - IT'S THE DAY! The most memorable day in my highschool life :) Pagi hari, kami memulai kegiatan dengan doa pagi bersama Maam Rita. Lalu kami lanjut makeup (saya cukup fomo ga bisa make up karena peran saya menjadi ibu-ibu miskin). Pagi itu juga, tim kain kembali ke Francis untuk berlatih lagi supaya tidak kebalik masangnya. Jam 9.40, para pemeran berlatih vokal. Jam 10, kami sekelas duduk melingkar melakukan pendalaman karakter dan bonding sebelum tampil. Di situ rasanya sudah sangat sedih dan terharu :( Tidak lama kemudian, kami membawa properti ke bangsal untuk terakhir kalinya dan bersiap untuk penampilan. Kami juga masih sempat berfoto-foto di backstage sebelum tampil. Senang rasanya bisa mempersembahkan drama dr. Lo Siauw Ging dengan kelas terbaik, XII D2. Kami sudah menampilkan yang terbaik, semoga hasilnya juga yang terbaik. Bersyukur sekali bisa mendapat banyak apresiasi dan pujian bahwa kelas kami merupakan salah satu kelas dengan penampilan terbaik. Rasanya beban dan lelah yang selama ini sudah kami lalui bersama itu terbayarkan. Uprak ini menyadarkan saya pentingnya sebuah tim yang solid. Tak terhitung sudah berapa banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan. Semuanya sangat berkesan dan mendorong saya untuk terus berkembang kedepannya. It was such a really magnificent journey. Thank you for everything, XII D2 and thesecondpulse. See you on top!
Live Over Wealth? Sukses, sukses, sukses!

XII D2 2024/2026 – @thesecondpulse_

