










Dalam proses ujian praktik tokoh Dr. Lo Siaw Qing, saya belajar bahwa sebuah proyek besar tidak pernah berdiri dari satu peran saja. Saya terlibat sebagai tim writer, production, perlengkapan (perkap), publikasi, musik, dan kreatif. Awalnya terasa berat karena harus memikirkan banyak aspek sekaligus, tetapi justru di situ saya menyadari pentingnya tanggung jawab dan manajemen waktu. Saya belajar membagi fokus antara menyusun naskah yang runtut, memastikan konsep produksi berjalan sesuai timeline, hingga memikirkan detail teknis seperti properti dan kebutuhan panggung.
Sebagai tim writer, saya berusaha memahami nilai perjuangan dan kontribusi Dr. Lo Siaw Qing agar naskah yang dibuat tidak hanya informatif, tetapi juga menyentuh. Saya belajar menggali informasi lebih dalam dan mengolahnya menjadi alur cerita yang menarik. Dari sini saya menyadari bahwa menulis bukan hanya soal merangkai kata, tetapi tentang menyampaikan makna. Saya merasa tertantang untuk membuat audiens bukan hanya mengetahui siapa beliau, tetapi juga memahami semangat dan nilai hidup yang bisa diteladani.
Dalam bidang production dan perkap, saya belajar bekerja lebih teknis dan detail. Saya harus memastikan perlengkapan lengkap, penataan berjalan lancar, dan semua anggota tim memahami tugasnya. Di bagian publikasi dan kreatif, saya ikut memikirkan bagaimana cara menarik perhatian audiens, mulai dari desain, konsep visual, hingga strategi penyampaian. Sementara dalam musik, saya belajar bahwa suasana dapat dibangun melalui pemilihan lagu yang tepat. Semua bagian ini mengajarkan saya bahwa kreativitas harus berjalan seimbang dengan kedisiplinan.
Secara pribadi, pengalaman ini membuat saya berkembang dalam hal komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan kecil dalam tim. Saya belajar mendengarkan pendapat orang lain, menyatukan ide, dan menyelesaikan konflik dengan kepala dingin. Walaupun melelahkan, saya merasa bangga bisa terlibat di banyak divisi karena saya jadi lebih memahami proses dari awal hingga akhir. Ujian praktik ini bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi tentang proses pembelajaran yang membentuk tanggung jawab dan kedewasaan saya.
