Tokoh kami adalah Dr. Lo Siaw Ging. Bagian hidup yang paling menarik dari beliau yakni kesetiaannya dalam iman untuk melakukan kebaikan. Beliau tetap berusaha untuk menolong dan berbuat baik di tengah penolakan, kondisi situasi yang sulit dan berbahaya bagi dirinya dan keluarganya ia tetap memenuhi janjinya untuk melayani. Hal ini menarik dan menyentuh perhatian saya karena nilai keberanian, ketangguhan, dan kerendahan hati. Dimana hal ini belum tentu bisa dilakukan oleh semua orang. Dari kisah hidup beliau, saya belajar bahwa iman tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan Dr. Lo Siaw Ging mengajarkan saya untuk tetap setia pada nilai kebaikan meskipun berada dalam kondisi yang tidak mudah.

Dalam proyek kolaboratif ujian praktek ini, saya berperan sebagai ibu dan dokter Lo Siaw Ging dalam pementasannya. Melalui peran tersebut, saya belajar menjiwai karakter dengan lebih mendalam, memahami emosi, serta menyampaikan pesan cerita dengan baik kepada penonton, meskipun awalnya mengalami kesulitan dari ekspresi dan chemistry dengan ayahnya, namun seiring berjalannya waktu, semakin mendalami ceritanya, dan semakin mengetahui alur hidup Dokter Lo, perlahan saya bisa mendalami peran ibu. Selain berperan di pementasan, saya juga bertugas sebagai sie perlengkapan yang bertanggung jawab menyiapkan dan memastikan properti yang digunakan selama pementasan tersedia dan siap pakai. Dari peran ini, saya belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, mau menerima saran, tidak egois, dan manajemen waktu yang ketat. Saya menyadari bahwa setiap peran, baik di atas panggung maupun di belakang layar, memiliki kesinambungan peran yang sama pentingnya untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan ujian praktik ini. Pengalaman ini juga melatih saya untuk lebih peka terhadap kebutuhan kelompok serta belajar menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
Selama menjalani proses ujian praktek ini, saya belajar dan menyadari keutamaan Vinsensian yang benar-benar saya alami dalam setiap tahap kegiatan. Kesederhanaan saya pelajari dengan menjalani seluruh proses apa adanya, tanpa menuntut hal yang berlebihan, serta fokus menyelesaikan setiap tugas yang diberikan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Sikap ini membantu saya lebih menghargai proses dan kerja sama tim daripada hasil semata. Selain itu, kelembutan hati saya praktekkan dengan bersikap sabar, saling menghargai, dan menjaga sikap baik terhadap teman-teman selama proses latihan hingga pementasan berlangsung. Keutamaan ini membuat suasana kerja kelompok menjadi lebih nyaman dan membantu kami menyelesaikan ujian praktik dengan lancar. Melalui proses ini, saya merasa semakin berkembang secara pribadi, baik dalam sikap, cara berpikir, maupun dalam membangun relasi dengan sesama.
Proses selama latihan bersama
Sabtu, 10 Januari 2026 (H-33) – Kelas A207



ini bukan latihan pertama untuk drama dr. Lo, tapi ini latihan pertama setelah libur natal. hari ini kembali latihan setiap scene, ada scene nari yang dimantapkan dengan koordinatornya, ada scene vokal yang terus berlatih mencocokkan dengan irama dan ketukan, ada juga scene pendalaman karakter, semuanya perlahan kembali dibentuk setelah libur panjang, disini juga masih banyak bingungnya, gimana ekspresinya gimana nada bicaranya.
Senin, 12 Januari 2026 (H-31) – Bangsal Lazaris



ini latihan kedua di bangsal yang dijadwalkan panitia uprak, disini masih kacau untuk penguasaan panggungnya, keluar masuk properti yang tabrakan, bingung harus ditaruh di sisi mana, ini juga penari dan tokoh lainnya masih menyesuaikan dengan kondisi panggung, dibantu koordinasi juga dengan guru pembimbing pelajaran di jam itu juga, jadi latihan ini kami banyak mendapatkan masukan
Selasa, 13 Januari 2026 (H-30) – Francis

hari ini di Francis, dan ini juga dijadwalkan oleh panitian ujian praktek, disini hampir setengah jam lebih berusaha memantapkan satu scene, koordinasinya susah karena orangnya banyak, ada gerakan kecil, dan juga ada yang menyanyi, jadi proses ini perlu waktu yang lumayan untuk koordinasi satu sama lain. sempat ada posisi yang cukup susah, akhirnya dirombak dan menyesuaikan denhan pemeran dan juga besar panggungnya
Rabu, 14 Januari 2026 (H-29) – V-Hall

hari ini kami dijadwalkan di Vhall oleh panitia uprak, sebetulnya agak susah karena disini tidak bisa menyesuaikan lighting dan kondisi ruangan yang kurang, namun karena ruangan ini luas, kami bisa menggunakan properti dengan maksimal juga, dan didukung dengan fasilitas proyektornya, latihan ini berjalan cukup lancar, meski sedikit kesusahan karena tidak bisa betul memvisualisasikan seperti panggung bangsal pada nantinya. disini juga sempat mengalami bentrokan pendapat mengenai satu scene, namun disini kami berusaha menenangkan satu sama lain, berdiskusi, dan mendapatkan jalan keluar. jadi, pada latihan ini juga mengalami beberapa perombakan di salah satu scene, juga merupakan masukan dari guru pembimbing
Selasa, 20 Januari 2026 (H-23) – Kelas A207


hari ini kami latihan mandiri di kelas selesai pulang sekolah. waktunya terbatas karena kami hanya bisa menggunakan ruangan kelas ini kurang dari dua jam. di latihan ini kami masih kurang chemistry antarkarakter, masih belum nampak karakter tokoh di setiap diri kami, latihan ini juga masih banyak yang belum serius dan bercanda saat menjalankan proses scene 1-8, dimana hal-hal ini juga yang akhirnya membuat bentrok satu sama lain. disini kami betul-betul belajar untuk peka dan mengharagi proses dalam drama

di hari yang sama, sepulang dari latihan bersama, kami lanjut untuk pergi ke salah satu anggota kelas kami, main character dan karakter pendukung yanh diperlukan melakukan sesi foto “meet the character”, prosesnya cukup lama karena saat itu lightingnya sempat robek, jadi kami yang sudah berdandan semirip mungkin dengan tokoh aslinya pun harus menunggu. disini saya sendiri belajar untuk sabar, belajar untuk mengontrol emosi, memahami juga antara kondisi yang terjadi dan waktu yang terus berjalan semakin larut
Kamis, 22 Januari 2026 (H-21) – Studio Vision


hari ini kami latihan mandiri di studio dekat sekolah, hari ini semua kostum sudah datang dan dikenakan oleh masing-masing peran. menurut saya dengan adanya kostum ini membuat suasana drama semakin dapet chemistry dan feelnya. kini melihat perawat menjadi sosok perawat sungguhan, ibu dengan kostumnya, dokter dengan jubahnya, masyarakat demo pun demikian, disini jiwa-jiwa karakter perlahan mulai nampak melalui tonjolan kostum yang dikenakan
Senin, 26 Januari 2026 (H-17) – Bangsal Lazaris

hari ini kami kembali latihan di bangsal, disini kami perlahan juga sudah mulai paham titik-titik menaruh properti dimana, perhitungan waktu yang dibutuhkan untuk mengmbil dan menaruh properti. pemeran tokoh pun sudah mulai menguasai panggung, semakin hari, eval semakin dikit, meski ada satu dua kesalahan yang berulang terjadi, namun semakin hari, drama kami menunjukkan progress yang baik
Kamis, 29 Januari 2026 (H-14) – Studio BAV


hari ini kami kembali latihan pribadi di studio, menyadari sudah kurang dua minggu untuk sampai hari h tampil. disini beberapa kesalahan yang sama masih terjadi, sutradara dan wakilnya mulai semakin tegas agar kami semakin disiplin dan prosesnya mudah, disini saya merasakan bahwa saya belajar untuk mendengar, tidak banyak omong, belajar bahwa ada saatnya untuk serius dan juga bercanda, namun yang terpenting yakni mendengar dan memperbaiki kesalahan
Rabu, 4 Februari 2026 (H-9) – Francis



hari ini kami dapat jadwal latihan di francis oleh panitian uprak. seperti biasa kami selalu mulai dari scene 1-8, dan melakukan eval. disini yang perkap sambil menyiapkan properti, dan yang berperan juga sedang mendalami perannya. disini sudah semakin kuat keseriusan, konsisten, dan chemistry satu sama lain. ditambah juga dengan anngota pengurus perpindahan mic yang dicoba dipakaikan dengan kertas kecil angka yang dioper, sebagai simulasi perpindahan mic nantinya. Hari ini kamu juga mulai doa novena untuk kelancaran ujian praktek
Kamis, 5 Feburari 2026 (H-8) – Bangsal Lazaris



hari ini, latihan seperti biasa, kebetuln di bangsal, sudah mulai menguasai dan lancar selama proses drama. hari ini sie perlengkapan juga memantapkan properti-properti yang dibutuhkan, mulai dari mencari bahan-bahan, mengumpulkan, dan mulai mengeksekusi dan menyulapnya menjadi properti yang bagus dan sesuai kebutuhan, tak hanya sendiri dan selalu anggota dari sie perkap saja yang mengurus properti, tapi juga ada dari anggota sie lain yang turut membantu membuat properti, disini saya belajar untuk peka dan memahami, membantu selagi bisa, menyumbang hal yang dapat kita lakukan untuk kebaikan bersama dan tujuan yang sama
Jumat, 6 Februari 2026 (H-7)


hari ini sie perlengkapan dan properti, beberapa perwakilan yang bisa, kami pergi ke rumah salah satu anggota dan mencoba merealisasikan ide yang mepet banget munculnya. kami berencana untuk membuat siluet yang nantinya akan disambungkan dengan koran, awalnya agak susah, namun kami melakukan brainstorming, juga mencoba banyak cara untuk mengetahui kelemahan penggunaan kain ini, cukup lama kami berbincang dan mencoba merealisasikan harapan akan siluet ini, namun hari ini masih mengalami revisi kain yang dimana harus kami bawa ke penjahitnya, waktu semakin mepet, namun kami justru menambah – nambah kerjaan dari ide baru ini, namun kami berusaha menyelesaikannya dengan kepala dingin dan mencari solusi bersama atas permasalahan hari ini
Minggu, 8 Februari 2026 (H-5) – Studio Belle



hari ini kami kembali melakukan latihan pribadi di studio, semakin serius dan eval semakin dikit, proses drama pun lancar, disini ada sedikit perombakan, yang tentunya menyesuaikan dengan kondisi panggung dan tokoh pemerannya, hanya sedikit eval, chemistry juga sudah mantap dapat, yang nari pun sudah bagus kompaknya, pendalaman jiwa-jiwa karakter pun semakin kuat, koordinasi perlengkapan dengan properti dan juga rangkaian drama pun dapat dikontrol
Tanggal 9,10,11 (H-2) – Studio



tanggal 9,10,11 kami melakukan latihan pribadi di studio, kami sedih saat latihan kerena kami menyadari bahwa hari – h semakin dekat, dan dikit lagi usai. selama tiga hari ini, kami latihan dengan lancar sesuai harapan, eval hanya satu dua itupun mengarah pada ekspresi menari, vokal yang sedikit fals, namun semuanya sudah hampir menuju sempurna bagi kami. dari beberapa hari inipun, kami merasa mantap untuk melangkah membawakan cerita dr. Lo Siauw Ging ini
Kamis, 12 Januari 2026 (H-1) – A207


h-1 uprak, kami kembali mencoba dari scene 1-8 saat kami diizinkan untuk mencoba di kelas oleh guru pembimbing karena materi sudah selesai, kami berlatih untuk yang tetakhir kalinya sebelum kami mempersembahkan drama ini untuk ujian praktek dan untuk para orang tua yang datang, dan latihan hari ini sukses berjalan dengan baik
Jumat, 13 Januari 2026 (H-H) – Bangsal Lazaris

Bersyukur bahwa pagelaran drama musikal kami berjalan dengan lancar, sesuai dengan harapan, dan kini kami telah menyelesaikan salah satu rangkaian kami di masa SMA yakni ujian praktek. keberhasilan ini tentu tak lepas dari campur tangan dukungan guru, fasilitas sekolah, orang tua, teman, dan semua pihak yang terlibat.

