

Pada 3 Februari 2026, saya dan teman-teman mendekor properti untuk uprak kami. Saat itu saya dan teman-teman mengalami kendala dengan lokasi untuk mendekor karena kami menggunakan piloks, sehingga saat itu kami harus berpindah-pindah tempat dari tempat parkir depan, lalu ke samping kantin terang, dan berakhir di lapangan. Selain kendala lokasi, terjadi kendala karena piloks yang kami gunakan tidak cukup dan cuaca saat itu mendung. Namun akhirnya, kami menitip salah seorang kenalan untuk membeli piloks dan syukurnya hujan tidak turun ketika kami mendekor.

20 Januari 2026, pada siang hari, saya membantu untuk menjadi tokoh video mv. Disini saya berperan menjadi pendemo. Kendala yang saya alami yaitu, karena saya tidak terbiasa untuk berakting seperti itu, membuat saya awalnya malu dan tidak bisa sepenuhnya memerankan peran tersebut. Namun karena bantuan dan dukungan dari teman-teman, akhirnya saya bisa merealisasikan aktingnya sesuai skripsi.

Pada 20 Januari 2026 sore, beberapa pemeran mulai dari Dr Lo, Maria, Preman, Veronika dan anaknya, Ayah dan Ibu, serta para suster, melakukan photo untuk perkenalan pemeran. Di sini saya berperan sebagai suster. Kendala yang dialami adalah, saat proses photo, lighting untuk foto rusak, namun untungnya bisa diperbaiki dan sesi photo berjalan dengan baik, walaupun memakan waktu yang lumayan lama.

Pada 29 Januari 2026, semakin dekat dengan hari pementasan, sehingga kami sekelas hampir setiap hari latihan. Kendala yang kami alami pada tahap ini pastinya sangat banyak, mulai dari kurangnya komunikasi hingga revisian yang sangat banyak. Namun pada akhirnya bisa saya dan teman-teman lalui dengan bekerja sama dengan baik dan saya sendiri berusaha untuk fokus dengan tokoh yang saya perankan.

Salah satu rencana yang sangat mendadak diambil oleh anak-anak di kelas saya, h-9 kami tampil, terdapat ide baru oleh salah seorang teman untuk membuat dekorasi drama kami lebih baik, dan benar saja pada hari-h, terlihat sangat bagus. Disini saya dan teman-teman membuat kain untuk scene demo kami. Saat itu terjadi kendala karena kami menggunakan koran yang ditempel menjadi satu, koran tersebut mudah robek. Akhirnya saya dan teman-teman harus melaminating koran tersebut satu persatu menggunakan lem agar tidak mudah robek.

Saya juga membantu untuk membuat design feeds instagram. Kendala yang saya alami yaitu Adobe Illustrator yang error dan ngelag karena laptop saya tidak kuat untuk design. Namun karena sudah lumayan terbiasa menggunakan Adobe Illustrator, kendala ini bisa saya lewati dengan lebih sabar dan koordinasi dengan teman-teman.

9 Desember 2025, kembali ke tahun lalu dimana saya berperan sebagai penari. Disini saya dan teman-teman lainnya belum terlalu menguasai tariannya dengan baik. Masih banyak kesalahan yang kami lakukan. Namun seiring berjalannya waktu dan latihan yang konsisten serta evaluasi, akhirnya kami bisa menampilkan tarian yang baik.

Selain berperan sebagai tokoh, dan lainnya, saya juga mengambil bagian di sie make-up. Saya membantu untuk merias tokoh-tokoh selama uprak ini berlangsung. Kendala yang saya alami yaitu, tidak semua riasan cocok dengan teman-teman, terkadang ada yang lebih putih atau ada juga yang lebih gelap. Sehingga saya harus bisa lebih fokus dan perhatian terhadap riasan yang dibutuhkan.

